Cara Menghitung Bunga Efektif Yang Mudah

Dengan artikel Cara Menghitung Bunga Efektif diharapkan pembaca dapat mengerti tentang :

Apa Sistem Bunga Efektif ?

Bagaimana cara menghitung bunga efektif ?

Contoh bunga efektif ?

Apa kelebihan dan kelemahan bunga efektif ?

 

Sistem Bunga Efektif ( Sliding Interest )

Sistem bunga efektif adalah kebalikan dari sistem bunga flat, yaitu porsi bunga dihitung berdasarkan pokok hutang tersisa.

Beban bunga akan semakin menurun setiap bulan karena pokok utang juga berkurang seiring dengan cicilan pokok.

 

Menghitung Bunga Bank Dengan Metode Bunga Efektif

Menghitung Bunga Efektif

Selain Bunga Flat metode lain untuk menghitung bunga bank adalah dengan menggunakan metode bunga efektif.

Dalam metode bunga efektif, cicilan pokok per bulannya juga akan selalu sama (tidak berubah) seperti pada bunga flat, namun bunga per bulannya akan berubah-ubah karena dihitung dari sisa cicilan yang belum dibayar.

Prinsip dari perhitungan bunga efektif adalah cicilan pokok per bulannya tetap, dan bunga per bulan dihitung dari sisa cicilan yang belum dibayar.

 

Rumus Menghitung Bunga Efektif

Rumus perhitungan bunga efektif adalah :

Bunga = SP x i x (30/360)

Keterangan :

SP  = saldo pokok pinjaman bulan sebelumnya

i    = suku bunga per tahun

30 = jumlah hari dalam 1 bulan

360 = jumlah hari dalam 1 tahun

 

Simulasi Bunga Efektif

Contoh Studi Kasus Bunga Efektif

Misalnya, Bank Anda memberikan kredit dengan jangka waktu 24 bulan sebesar Rp 100.000.000 dengan bunga 13% per tahun (Efektif). Asumsi bahwa suku bunga kredit tidak berubah (tetap) selama jangka waktu kredit.

Tabel Simulasi Angsuran Bunga Efektif

Jumlah Pinjaman     : 100,000,000
Suku Bunga               : 13%
Jangka Waktu           : 24 bulan

 

Contoh Studi Kasus

Rumus Menghitung Bunga Efektif

Frenky memperoleh pinjaman dari bank sebesar 120.000.000 dengan jangka waktu selama 5 tahun, bunga kredit efektif sebesar 12% per tahun.

Maka cicilan dan bunga per bulan yang harus dibayarkan oleh Frenky adalah sebesar:

Cicilan per bulan = 120.000.000 / 60 = 2.000.000

Bunga bulan ke 1 = 120.000.000 – (0 x 2.000.000) x 12% / 12 = 1.200.000
Angsuran bulan ke 1 = 2.000.000 + 1.200.000 = 3.200.000

Bunga bulan ke 2 = 120.000.000 – (1 x 2.000.000) x 12% / 12 = 1.180.000
Angsuran bulan ke 2 = 2.000.000 + 1.180.000 = 3.180.000

Bunga bulan ke 3 = 120.000.000 – (2 x 2.000.000) x 12% / 12 = 1.160.000
Angsuran bulan ke 3 = 2.000.000 + 1.160.000 = 3.160.000

Bunga bulan ke 4 = 120.000.000 – (3 x 2.000.000) x 12% / 12 = 1.140.000
Angsuran bulan ke 4 = 2.000.000 + 1.140.000 = 3.140.000
……
Bunga bulan ke 20 = 120.000.000 – (19 x 2.000.000) x 12% / 12 = 820.000
Angsuran bulan ke 20 = 2.000.000 + 820.000 = 2.820.000

Bunga bulan ke 21 = 120.000.000 – (20 x 2.000.000) x 12% / 12 = 800.000
Angsuran bulan ke 21 = 2.000.000 + 800.000 = 2.800.000
…. Dan seterusnya.

 

Kelebihan Bunga Efektif

  • Bunga tiap bulannya berkurang
  • Bunga dihitung secara fair karena dihitung berdasar sisa pinjaman yang kita pakai

Kekurangan Bunga Efektif

  • Bunga efektif lebih sulit dihitung daripada bunga flat

 

Cara Menghitung Bunga Bank :

Cara Menghitung Bunga Flat

Cara Menghitung Bunga Anuitas

Cara Menghitung Bunga Fixed Rate

Cara Menghitung Bunga Floating Rate

Frenky

Segala sesuatu terjadi karena sebuah alasan. Meski kadang tak mengerti alasannya.

Menarik Lainya...

1 Response

  1. […] Cara Menghitung Efektif […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: