Cara Menghitung Bunga Flat Yang Baik

Dengan artikel Cara Menghitung Bunga Flat diharapkan pembaca dapat mengerti tentang :

Bagaimana sistem perhitungan bunga flat ?

Bagaiamana cara menghitung bunga flat ?

Contoh bunga flat ?

Kelebihan dan kelemahan bunga flat ?

 

Sistem Bunga Flat ( Flat Interest )

Bunga Flat adalah sistem perhitungan suku bunga yang besarannya mengacu pada pokok hutang awal.

Bunga flat biasanya diperuntukkan untuk kredit jangka pendek. Biasanya diterapkan untuk kredit barang konsumsi seperti handphone, home appliances, mobil atau kredit tanpa agunan (KTA).

Dengan menggunakan sistem bunga flat ini maka porsi bunga dan pokok dalam angsuran bulanan akan tetap sama.

 

Cara Menghitung Bunga Bank Dengan Metode Bunga Flat

Menghitung Bunga Flat

Dalam metode ini, jumlah pembayaran cicilan pokok kredit dan juga bunganya setiap bulan akan selalu sama (tidak berubah).

Cara menghitungnya mudah, untuk mengetahui berapa cicilan pokok setiap bulannya, tinggal membagi antara jumlah kredit dengan jangka waktu kredit.

Sedangkan untuk menghitung bunga, jumlah kredit dikali bunga pertahun kemudian dibagi dengan jumlah bulan dalam satu tahun.

 

Rumus Menghitung Bunga Flat

Rumus perhitungan bunga flat adalah :

Bunga per bulan = (P x i x t) : Jb

Keterangan :

P   = pokok pinjaman awal.

i    = suku bunga per tahun,

t    = jumlah tahun jangka waktu kredit,

Jb  = jumlah bulan dalam jangka waktu kredit.

 

Simulasi Bunga Flat

1. Contoh Menghitung Bunga Flat Pertama

Misalnya, Bank Anda memberikan kredit dengan jangka waktu 12 bulan sebesar Rp 12.000.000,00 dengan bunga 12% per tahun (flat).

Asumsi  bahwa suku bunga kredit tidak berubah (tetap) selama jangka waktu kredit.

Perhitungan angsuran dijabarkan sebagai berikut:

Tabel Simulasi Angsuran Bunga Flat :

Jumlah Pinjaman     : 12,000,000
Suku Bunga           : 12%
Jangka Waktu          : 12 bulan

 

2. Contoh Menhitung Bunga Flat Kedua

Frenky mendapatkan kredit dari bank sebesar 12.000.000 dengan jangka waktu selama 1 tahun, bunga bank sebesar 10% per tahun.

Maka cicilan pokok dan bunga yang harus Frenky bayarkan setiap bulannya adalah sebesar:

Jawab :

Cicilan pokok = 12.000.000 / 12 = 1.000.000

Bunga = 12.000.000 x 10% / 12 = 100.000

Angsuran per bulan (cicilan pokok + bunga) = 1.100.000

 

Kelemahan bunga flat:

  • Total bunga yang dibayarkan akan lebih besar daripada jika menggunakan metode bunga efektif.
  • Pembayaran bunga flat terkesan lebih kecil, namun sebenarnya total yang harus dibayarkan akan lebuh besar dari bunga efektif.

Kelebihan bunga flat :

  • Perhitungan yang lebih sederhana dan lebih mudah.

 

Cara Menghitung Bunga Bank :

Cara Menghitung Bunga Efektif

Cara Menghitung Bunga Anuitas

Cara Menghitung Bunga Fixed Rate

Cara Menghitung Bunga Floating Rate

Frenky

Segala sesuatu terjadi karena sebuah alasan. Meski kadang tak mengerti alasannya.

Menarik Lainya...

3 Responses

  1. halimah sadiah berkata:

    kenapa pemerintah sangat memberat kan rakyatnya dalam aturan kredit y

  1. […] bunga efektif adalah kebalikan dari sistem bunga flat, yaitu porsi bunga dihitung berdasarkan pokok hutang […]

  2. […] Simulasi Bunga Flat […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: