Distribusi Laba untuk Pemilik Dana

Distribusi Laba untuk Pemilik Dana
Menurut Nurhayati (2009;112), Mudharabah adalah:

“Akad kerja sama antara pemilik dana dan pengelola dana untuk melakukan kegiatan usaha, laba dibagi atas dasar nisbah bagi hasil menurut kesepakatan kedua belah pihak, sedangkan bila terjadi kerugian akan ditanggung oleh si pemilik dana kecuali disebabkan oleh misconduct, negligence, atau violation oleh pengelola dana”.

Distribusi Laba Pemilik Dana

Dalam Mudharabah, terdapat nisbah keuntungan dimana ada besaran yang digunakan untuk pembagian keuntungan, yang mencerminkan imbalan yang berhak diterima oleh kedua belah pihak yang bermudharabah atas keuntungan yang  diperoleh. Pengelola dana mendapatkan imbalan atas kerjanya, sedangkan pemilik dana mendapatkan imbalan atas penyertaan modalnya. Nisbah keuntungan harus diketahui dengan jelas oleh kedua belah pihak, inilah yang akan mencegah terjadinya perselisihan antara kedua pihak mengenai cara pembagian keuntungan. Jika memang dalam akad tersebut tidak dijelaskan masing-masing porsi, maka pembagiannya menjadi 50% dan 50%. Perubahan nisbah harus berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak.

Apabila terjadi kerugian, ditanggung oleh pemilik dana kecuali ada misconduct, negligence, atau violation, cara menyelesaikannya adalah sebagai berikut (Nurhayati, 2009;117):

  • Diambil terlebih dahulu dari keuntungan karena keuntungan merupakan pelindung modal
  • Bila kerugian melebihi keuntungan, maka baru diambil dari pokok modal.

Demikian Pembahasan Distribusi Laba untuk Pemilik Dana – Akuntansi Syariah. Semoga bermanfaat.

Sering Di Baca :  Metode Penetapan Harga

Frenky

Segala sesuatu terjadi karena sebuah alasan. Meski kadang tak mengerti alasannya.

Menarik Lainya...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: