Konsep Modal Kerja

Konsep Modal Kerja
 

Konsep Modal Kerja

Menurut Sutrisno (2012; 39) konsep modal kerja,  yaitu :
1.Modal Kerja Kuantitatif
Konsep ini menitikberatkan pada segi kuantitas dana yang tertanam dalam aktiva yang masa perputarannya kurang dari satu tahun. Modal kerja menurut konsep ini adalah keseluruhan dari jumlah aktiva lancar. Oleh karena semua elemen aktiva lancar diperhitungkan sebagai modal kerja tanpa memperhatikan kewajiban-kewajiban jangka pendeknya, maka modal kerja ini sering disebut modal kerja bruto atau gross  working capital.

2.Konsep Kualitatif
Pada konsep ini, modal kerja bukan semua aktiva lancar tetapi telah mempertimbangkan kewajiban-kewajiban yang segera harus dibayar. Dengan  demikian  dana yang digunakan untuk membiayai operasi perusahaan sehari-hari tanpa khawatir terganggu oleh pembayaran-pembayaran hutang yang segera jatuh tempo.

Karena menurut W.B Taylor dalam Sawir (2003; 132) mengenai jenis-jenis modal kerja menggolongkannya dalam :

1.Modal Kerja Permanen (Permanent Working  Capital)
Yaitu modal kerja yang harus tetap ada pada perusahaan untuk dapat menjalankan fungsinya, atau dengan kata lain modal kerja secara terus-menerus diperlukan untuk kelancaran usaha. Modal kerja permanen ini dapat dibedakan lagi dalam  :

  • Modal kerja primer, yaitu jumlah modal kerja minimum yang harus ada pada perusahaan untuk menjamin kontinuitas  usaha.
  • Modal    kerja    normal,    yaitu    jumlah    modal    kerja    yang    diperlukan    untuk menyelenggarakan luas produksi yang normal dalam artian yang  dinamis.

2.Modal Kerja Variabel (Variable Working  Capital)
Modal kerja variabel adalah modal kerja yang jumlahnya berubah-ubah sesuai dengan perubahan keadaan. Modal kerja ini dibedakan  antara:

  • Modal kerja musiman yaitu modal kerja yang jumlahnya berubah-ubah disebabkan karena fluktuasi musim.
  • Modal kerja siklis yaitu modal kerja yang jumlahnya berubah-ubah disebabkan karena fluktuasi konjungtur.
  • Modal kerja darurat yaitu modal kerja yang besarnya berubah-ubah karena keadaan darurat yang tidak diketahui sebelumnya (misalnya adanya pemogokan buruh,  banjir, perubahan keadaan ekonomi yang  mendadak.
Sering Di Baca :  Cara Belanja Di MatahariMall.com

Terima kasih telah membaca artikel tentang konsep modal kerja perusahaan, semoga bermanfaat.

Frenky

Segala sesuatu terjadi karena sebuah alasan. Meski kadang tak mengerti alasannya.

Menarik Lainya...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: