Pengertian Kertas Kerja Pemeriksaan

Pengertian Kertas Kerja Pemeriksaan :

Pengertian Kertas Kerja Pemerikasaan / Audit

Pemeriksaan yang dilakukan membutuhkan sebuah kertas kerja yang mendukung dalam proses pemeriksaan.

Kertas kerja ini dapat digunakan sebagai catatan auditor pada saat melakukan pemeriksaan terhadap akun-akun klien sehingga pekerjaan auditor diharapkan menjadi lebih relavan.

 

 

 

Pengertian Kertas Kerja Pemeriksaan Menurut Para Ahli :

  • Menurut Ikatan Akuntan Indenesia (2001: 339.2) dalam Standar Profesional Akuntan Publik 2001 SA Seksi 339 dengan sumber PSA No. 15 menyatakan:  ” Pengertian Kertas kerja adalah catatan-catatan yang diselengggarakan oleh auditor tentang prosedur audit yang ditempuhnya, pengujian yang dilakukannya, informasi yang diperolehnya, dan simpulan yang dibuatnya sehubungan dengan auditnya contoh kertas kerja adalah program audit, analisis, memorandum, surat konfirmasi representasi, ikhtisar dari dokumen-dokumen perusahaan, dan daftar atau komentar yang dibuat atau diperoleh auditor”.

Kertas kerja dapat  pula berupa data yang disimpan dalam pita magnetik, film, atau media yang lain.

  • Menurut Rahayu, S. K. dan Suhayati, E. (2010: 177) dalam bukunya yang berjudul Auditing Konsep dan Dasar Pedoman Pemeriksaan Akuntan Publik mendefinisikan kertas kerja pemeriksaan adalah sebagai berikut: Pengertian Kertas kerja audit adalah catatan-catatan yang diselenggarakan auditor mengenai prosedur audit yang ditetapkan, pengujian-pengujian yang dilaksanakan, informasi yang diperoleh dan simpulan-simpulan yang dibuat sehubungan dengan auditnya”.

 

Pengertian Kertas Kerja Pemeriksaan

Menurut Agoes, S. (2008: 105-106) dalam bukunya yang berjudul Auditing (Pemeriksaan Akuntan) Oleh Kantor Akuntan Publik mendefinisikan kertas kerja pemeriksaan adalah sebagai berikut:

Kertas kerja pemeriksaan adalah semua berkas yang dikumpulkan oleh auditor dalam menjalankan pemeriksaan, yang berasal:
1. dari pihak klien
2. dari analisis yang dibuat oleh auditor
3. dari pihak ketiga

Sering Di Baca :  Pengertian Pajak Secara Keseluruhan Lengkap

Berkas yang berasal dari klien, misalnya:

  • Neraca Saldo (Trial Balance)
  • Rekonsiliasi Bank (Bank Reconciliation)
  • Analisis Umur Piutang (Accounts Receivable Aging Schedule)
  • Rincian Persediaan (Final Inventory List)
  • Rincian Utang
  • Rincian Beban Umum dan Administrasi
  • Rincian Beban Penjualan

Surat Pernyataan Langganan Analisis yang dibuat auditor, misalnya:

  • Berita Acara Kas Opname (Cash Count Sheet)
  • Pemahaman dan Evaluasi Internal Control, termasuk Internal Control Questionnaires
  • Analisis Penarikan Aktiva Tetap
  • Analisis mengenai cukup tidaknya allowance forbad debts
  • Working Balance Sheet (WBS)
  • Working Profit and Loss (WPL)
  • Top Schedule
  • Supporting Schedule
  • Konsep Laporan Audit (konsep Audit Report)
  • Management Letter

Berkas yang diperoleh dari pihak ketiga, misalnya:

  • Piutang
  • Utang
  • Dari Bank
  • Dari penasihat hukum perusahaan.

Kesimpulan Pengertian Kertas Kerja Pemeriksaan :

Berdasarkan definisi di atas, maka dapat disimpulkan bahwa pengertian kertas kerja pemeriksaan adalah catatan-catatan, berkas-berkas yang diselenggarakan oleh auditor dalam prosedur audir yang ditempuh dan berisi simpulan-simpulan hasil pemeriksaan.

 

Tujuan Kertas Kerja Pemeriksaan

  • Mendukung opini auditor mengenai kewajiban laporan keuangan.
  • Sebagai bukti bahwa auditor telah melaksanakan  pemeriksaan sesuai dengan Standar Profesional Akuntansi Publik.
  • Sebagai Referensi dalam hal dari pertanyaan:
  1. Pihak Pajak
  2. Pihak Bank
  3. Pihak Klien
  • Sebagai salah satu dasar penilaian  asisten (seluruh tim audit).
  • Sebagai pegangan untuk audit tahun berikutnya.

Pengelompokan Kertas Kerja Pemeriksaan

  1. Current File (Berkas tahun berjalan)
  2. Permanent File (Berkas permanen)
  3. Correspondence File (Berkas surat menyurat)

Demikian pembahasan mengenai kertas kerja pemeriksaan atau Audit Working Papers, semoga sedikit membantu anda. Terima Kasih.

Frenky

Segala sesuatu terjadi karena sebuah alasan. Meski kadang tak mengerti alasannya.

Menarik Lainya...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: