Pengertian Suku Bunga Berbagai Ahli

Pengertian Suku Bunga Berbagai Pendapat Ahli

Pengertian Bunga Dan Suku Bunga

Menurut Miller

Pengertian bunga adalah sejumlah dana, dinilai dari uang, yang diterima si pemberi pinjaman (kreditur) sedangkan, Pengertian Suku bunga adalah rasio dari bunga terhadap jumlah pinjaman.

Menurut samuelson

Pengertian bunga adalah pembayaran yang dilakukan untuk penggunaan uang.

Pengertian Suku bunga  adalah jumlah bunga  yang dibayarkan per unit waktu yang disebut sebagai persentase dari jumlah yang dipinjamkan.

Pengertian Suku Bunga

Harga sewa dari uang itulah yang disebut suku bunga dan biasanya dinyatakan sebagai presentase tahunan sari jumlah nominal yang dipinjam. Jadi suku bunga adalah harga dari meminjam uang untuk menggunakan daya belinya.

Suku bunga merupakan salah satu variable dalam perekonomian yang senantiasa diamati secara cermat karena dampaknya yang luas.

Bunga mempengaruhi secara langsung hehidupan masyarakat keseharain dan mempunyai dampak penting terhadap kesehatan perekonomian mulai dari segi konsumsi, kredit, obligasi, serta  tabungan.

Pengertian Suku Bunga Menurut Pendapat Para Ahli

Berikut ini berbagai pendapat mengenai pengertian suku bunga dari berbagai pendapat ahli :

Menurut Eugene A Duilio suku bunga adalah harga yang dibebankan oleh unit ekonomi yang mengalami surplus (unit Surplus) pada unit ekonomi yang mengalami defisit (unit defisit) atas pinjaman yang diberikan dari tabungannya.

Menurut frank J Fabozzi suku bunga adalah harga yang dibayar “peminjam” kepada “Pihak yang meminjamkannya” untuk pemakaian sumber daya selama interval waktu tertentu, jumlah pinjaman yang diberikan disebut prinsipal dan harga yang dibayar biasanya diekspresikan sebagai persentase dari prinsipal per unit waktu.

Menurut kasmir suku bunga adalah sebagai balas jasa yang diberikan oleh bank yang berdasarkan prinsip konvensional kepada nasabah yang membeli atau menjual produknya. Bunga juga dapat diartikan sebagai harga yang harus dibayar kepada nasabah dengan yang harus dibayar oleh nasabah kepada bank.

Menurut Kunarjo menyatakan bahwa suku bunga adalah harga yang harus dibayar dari setiap dolar yang dipinjam pertahun dinyatakan baik dalam perbandingan atau dalam persentase.

Menurut sunariyah suku bunga adalah harga dari pinjaman, suku bunga dapat dinyatakan sebagai persentase uang pokok per unit waktu, bunga merupakan suatu ukuran harga sumber daya yang digunakan oleh debitur dan harus dibayarkan kepada debitur.

Menurut sadono sukimo suku bunga adalah persentase pendapatan yang diterima oleh para penabung dari tabungan uang yang disisihkannya. Dan merupakan persentase pendapatan yang harus dibayar oleh peminjam dana.

Menurut bringham dan houston suku bunga adalah jumlah bunga yang dibayarkan per unit waktu yang disebut sebagai persentase dari jumlah yang dipinjamkan.

Menurut Karl pada tingkat suku bunga yang tinggi maka tinggi pula biaya untuk menahan uang. Yang apabila suku bunga meningkat masyarakat akan mengambil keuntungan yang lebih tinggi dari yang ditanamnya.

Menurut Ni Nyoman Aryaningsih suku bunga adalah merupakan sejumlah rupiah yang harus dibayarkan akibat telah mempergunakan dana sebagai balas jasa. Perubahan suku bunga merupakan perubahan dalam permintaan uang/kredit.

Tiga Istilah Suku Bunga

Edmister mengemukakan tiga istilah yang berkaitan dengan suku bunga yaitu :

  1. State rate adalah tingkat bunga satu periode dikalikan jumlah pokok pinjaman untuk menghitung beban bunga.
  2. Annual percentage rate adalah tingkat bunga disetahunkan dengan menyesuaikan  stated rate untuk jumlah periode pertahun dan  jumlah pokok yang benar-benar dipinjam
  3. Yield adalah tingkat bunga yang ekuivalen denga satu kontrak keuangan yang memenuhi tiga syarat : jumlah seluruhnya yang benar- benar dipinjam, pada awal tahun, kemudian dibayar kembali pada akhir tahun beserta bunga.
Sering Di Baca :  Pengertian Bank Menurut Para Ahli

Definisi pertama, stated rate, mendasarkan tingkat bunga pada jangka waktu kontrak.

Definisi kedua,annual pecentage rate, menyesuaikan jangka waktu kontrak untuk menghitung ekuivalen tingkat bunga.

Sedangkan definisi ketiga, yield, membuat penyesuaian  yang  diperlukan  untuk  menghitung tingkat bunga ekuivalen dengan satu standar yang ditentukan secara jelas.

Baca Juga :

Simulasi Bunga Flat

Simulasi Efektif

Simulasi Anuitas

Simulasi Fixed Rate

Simulasi Floating Rate

Fungsi Tingkat Bunga

Tingkat bunga mempunyai beberapa fungsi atau peranan penting dalam perekonomian, adapun fungsi tingkat bunga yaitu:

  1. Membantu mengalirnya tabungan berjalan kearah investasi guna mendukung pertumbuhan perekonomian.
  2. Mendistribusikan jumlah kredit yang tersedia, pada umumnya memberikan  dana  kredit kepada proyek investasi yang menjanjikan hasil tertinggi.
  3. Menyeimbangkan jumlah uang beredar dengan permintaan akan uang dari suatu negara.
  4. Merupakan alat penting menyangkut kebijakan pemerintah melalui pengaruhnya terhadap jumlah tabungan dan investasi.

Selain fungsi dan peranan penting tingkat bunga dalam perekonomian yang telah disebutkan diatas, suku bunga juga memiliki apa yang  disebut dengan risiko suku bunga, yaitu potensi kerugian karena adanya perubahan pergerakan arah suku bunga.

Risiko ini yang akan mempengaruhi semua instrumen yang menggunakan satu atau lebih yield curves untuk menghitung satu nilai pasar.

Tingkat Bunga Riil dan Nominal

Model-model dana pinjaman dan preferensi likuiditas berlandaskan asumsi bahwa tingkat  harga tetap konstan hingga jatuh tempo dari sekuritas yang diperdagangkan dalam sistem keuangan.

Akan tetapi pada kenyataannya, orang mengantisipasi terjadinya perubahan harga dimasa mendatang, dan harapan ini merupakan bagian dari proses yang menentukan suku bunga.

Sehubungan dengan kenyataan tersebut, dapatlah dibedakan antara tingkat bunga riil dan tingkat bunga nominal (pasar) untuk menggambarkan peran yang dimainkan oleh antisipasi harga.

Sering Di Baca :  Informasi Lengkap Cicilan Home Credit

Pengertian Tingkat Bunga Riil adalah tingkat bunga keseimbangan yang ditentukan melalui kedua model tersebut diatas, dimana para pelaku pasar beranggapan tidak ada perubahan harga dimasa yang akan datang.

Pengertian Tingkat Bunga Nominal adalah tingkat bunga yang benar-benar diamati dalam sistem keuangan dan sama dengan tingkat bunga riil plus penyesuaian mengingat kenyataannya para pemain di pasar mengantisipasi terjadinya perubahan harga dimasa mendatang.

Sejauh ini dalam pembahasan kita mengenai suku bunga, kita telah mengabaikan pengaruh inflasi terhadap biaya peminjaman.

Suku bunga yang tidak  terpengaruh  oleh  adanya  inflasi,  bisa  kita sebut dengan suku bunga nominal (nominal interest rate) yang dibedakan dari suku bunga riil (real interest rate) yaitu suku bunga yang disesuaikan dengan mengurangi perubahan yang diharapkan dalam tingkat harga (inflasi) sehingga lebih akurat untuk mencerminkan biaya peminjaman yang sesungguhnya.

Suku bunga riil yang telah didefinisikan diatas lebih tepat disebut sebagai suku bunga riil ex ante karena suku bunga tersebut disesuaikan dengan perubahan yang diharapkan dalam tingkat harga.

Ini adalah suku bunga riil yang paling penting bagi keputusan ekonomi, dan ini yang oleh para ekonom dimaksudkan ketika mereka mengacu pada suku bunga riil. Suku bunga yang disesuaikan terhadap perubahan actual dalam tingkat harga disebut sebagai riil ex post.

Suku bunga tersebut mendeskripsikan seberapa baik seorang pemberi pinjaman telah melakukan kegiatannya dalam arti riil setelah kenyataan.

Frenky

Segala sesuatu terjadi karena sebuah alasan. Meski kadang tak mengerti alasannya.

Menarik Lainya...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: