Pengertian TPS, DSS, EIS, KNS Knowledge Manajemen

Pengertian TPS, DSS, EIS, KNS dan Knowledge Manajemen bagi organisasi – didalam dunia manajemen perlu buat subat semua untuk mengenal Pengertian TPS, DSS, EIS, KNS dan Knowledge Manajemen, langsung saja kita masuk pembahasan mengenai masing masing Pengertian TPS, DSS, EIS, KNS dan Knowledge Manajemen, berikut Pengertian, definisi, dan manfaatnya :

TPS DNS

TPS (Transaction Processing System )
 
TPS adalah sistem informasi yang terkompeterisasi yang di kembangkan untuk memproses data-data dalam jumlah besar untuk transaksi bisnis rutin. Merupakan sistem tanpa batas untuki memungkinkan organisasi berinteraksi dengan lingkungan external , manajer melihat data-data yang di hasilkan oleh TPS untuk memperbarui informasi setiap menit mengenai apa yang terjadi di perusahaan mereka. Dimana hal ini penting bagi operasi bisnis dari hari ke hari agar sistem-sistem ini dapat berfungsi dengan lancar tanpa interupsi sama sekali.

TPS berkembang dari sytem informasi manual menjadi sistem proses menggunakan bantuan mesin  menjadi data elektronik dari TPS dapat menghasilkan data hasil transaksi bisnis seperti penjualan , pembelian dan perubahan persedian.

dari keterangan di atas kita dapat mengambil salah satu contoh di perusahaan kami yang bergerak di bidang jasa angkutan udara. salah satu TPS yaitu seorang pegawai ticketing yaitu dengan cara dia berinteraksi langsung dengan para konsumen dengan cara menawarkan perjalanan ke kota tujuan yang di inginkan konsumen dengan menggunakan pesawat terbang .

dengan cara membuatkannya di dalam suatu sytem elektronik dan akan menghasilkan sebuah tiket elektronik dan siap untuk di pakai untuk terbang tentu saja dengan ada harga di sana shingga dapat menghasilkan provit terhadap sebuah perusahaan dan terjadi suatu transaksi bisnis di sana. yaitu berupa penjaualan tiket.

DSS (decision Support System )
DSS adalah kelas dari sistem informasi terkomputerisasi yang mendukung aktivitas dari TPS di dalam DSS aktivitas pengambialn keputusan untuk teknologi komunikasi data , dokumen , pengetahuan dan model proses mengambil keputusan untuk menyelesaikan tugas atau kndala dalam sebuah sytem..

Aplikasi ini di dukung oleh model campuran , analisis data, dan antarmuka kuat. DSS dalam mengambil keputusan di dalam lingkungan TPS dan dapat mengevaluasi pada keputusan yang optimal , jiak ada kasus mereka hanya dapat dalam kasus-kasus yang terbatas.

Contoh di dalam perusahaan kami :
DSS sama denagan Supervisor posisi ini diatas staff supervisor ini bertugas mencari para pembeli/konsumen ataupun relasi untuk dapat menggunakan jasa penerbanagan yang kami tawarkan dan juga sebagai otak dari penjualan untuk melakukan promosi agar jasa yang kami tawarkan dapat laku dan terpublish di masyarakat.

Selain media untuk promosi Supervisor juga dapat di gunakan sebagai pengambil keputusan yang bertanggung jawab setelah manager. Jadi ruag lingkup supervisor terbatas hanya mencakup pada bagian staff (TPS) saja.

EIS (Executive Information Sytem )
Merupakan sistem computer -based dalam mengakses data dan informasi untuk menegetahui suatu permasalahan , meneliti, solusi yang akan di berikan kepada TPS dan EIS dengan EIS kita dapat menganalisa

1.PEMESANAN
2.PEMBAYARAN BIAYA DAN KERUGIAN
3.RISK MANAGEMENT ISSUES
4.DETAIL KERUGIAN
5.CASELOADS
6.DATA AKTUAL

Manfaat :
1.Membangun analisa logis, presentasi grafis, dan pengkonfigurasian dashboards yang mengeliminasi kebutuhan bagi pengguna untuk mendapatkan pengertian yang detail representasi statistikal
2.Kemampuan tailor reports untuk key issues untuk trends monitoring
3.Mengijinkan organisasi untuk berusahan memperbaiki kualitas dari area permasalahan
4.Mendukung analisa dari kerugian dan data klinis
5.Mengidentifikasi menejemen risiko
6.Merekam informasi finansial

Sering Di Baca :  Metode Penetapan Harga

Contoh di dalam perusahaan kami :

EIS kami sebut sebagai manager yaitu kepala dari staff dan supervisor mangaer berhak mengetahui semua kegiatan di dalam perusahaan dari mulai staff sampai supervisor dan dapat mengendalikan dan memegang komando untuk melakukan sebuah tindakan dan wacana untuk memajukan perusahaan . Dan bertanggung jawab atas sebuah perusahaan yang di pimpinnya selain perusahaan manager juga bertanggung jawab terhadap pegawainya termasuk staff beserta supervisornya.

KESIMPULAN TPS, DSS DAN EIS
Dari keterangan yang saya simpulkan di atas Sebuah Organisasi pasti terdapat TPS, DSS DAN EIS dan kesemuanya itu sangat berkesinambungan satu sama lain jika salah satu dari ketiga itu bermasalah maka akan berakibat pada sytem informasinya begitupun jika di kaitkan denagn sebuah perusahaan maka perusahaan akan mengalami maslah dan berujung kerugian. Oleh karena itu jika ingin terus maju dan berhasil kita dapat menggunakan sistem ini denahan sebaik-baiknya.

Knowledge Management, Pengertian dan Manfaat bagi Organisasi
Dewasa ini pengetahuan (knowledge) merupakan dasar dari efektivitas dan efisiensi operasi bisnis perusahaan yang juga menjadi pendukung daya saing perusahaan dalam berkompetisi. Sifat dari pengetahuan yang masih implisit dan dimiliki oleh individu-individu perusahaan  tersebut dapat saja hilang dari lingkungan perusahaan dikarenakan oleh mutasi kerja, pindah kerja ke perusahaan lain yang menjadi kompetitor bahkan mungkin kematian.

Karena pengetahuan diperoleh melalui proses pembelajaran dan pengalaman yang cukup panjang dalam sebuah perusahaan oleh setiap individu yang tergabung di dalamnya, maka jika sebuah perusahaan kehilangan pengetahuan tersebut akan menjadi sebuah kerugian yang sangat besar dikarenakan investasi pengetahuan yang dilakukan oleh perusahaan hilang.

Oleh karena itulah sebuah manajemen pengetahuan perlu diterapkan dalam setiap perusahaan baik bisnis maupun tidak agar setiap pengetahuan yang dimiliki oleh entitas perusahaan terakomodasi secara tepat dan dapat dimanfaatkan di kemudian hari.

Definisi Knowledge Management atau Manajemen Pengetahuan
Knowledge Management (KM) dapat diklasifikasikan berdasarkan dua sisi yaitu secara operasional dan strategis. Knowledge Management secara operasional artinya manajemen pengetahuan merupakan aktifitas perusahaan atau organisasi dimana terjadi pengembangan dan pemanfaatan pengetahuan, sedangkan knowledge management secara strategis artinya manajemen pengetahuan merupakan langkah untuk memantapkan setiap organisasi atau perusahaan sebagai perusahaan yang berbasis pengetahuan.

Berikut ini merupakan definisi-definisi tentang knowledge management (KM) :
1.HarvardCollege
Knowledge Management merupakan suatu proses terformat dan terarah dalam mencerna informasi yang telah dimiliki suatu perusahaan dan mencari apa yang dibutuhkan oleh masing-masing individu didalam perusahaan tersebut untuk kemudian memfasilitasinya agar mudah diakses dan selalau tersedia bilamana dibutuhkan”

2.Amrit Tiwana
Knowledge Management merupakan pengelolaan pengetahuan secara terorganisasi untuk membuat nilai bisnis dan membangkitkan keuntungan yang bersaing”

3.Kirk Klassio
Knowledge Management merupakan kemampuan untuk membuat dan menguasai nilai tinggi dari inti persaingan bisnis”

Pengertian Umum Mengenai Knowledge Management
Knowledge Management atau manajemen pengetahuan dapat diartikan sebagai satu kesatuan manifestasi orang, proses dan tool (teknologi) untuk mendukung proses pembuatan, pembauran, penyebaran dan penerapan pengetahuan itu sendiri.

Pembuatan (creation) pengetahuan adalah proses perbaikan dari pengetahuan yang ada melalui proses pengalaman yang ada. Biasanya proses ini terjadi ketika ada deteksi kesalahan dan perbaikannya.

Lesson learned merupakan salah satu contoh output dari pembuatan pengetahuan. Pembauran (assimilation) pengetahuan merupakan proses pengumpulan yaitu proses penyimpanan pengetahuan yang dibuat dengan pengetahuan yang sudah ada di organisasi atau perusahaan.

Sering Di Baca :  Unsur-unsur Modal Kerja

Penyebaran (dissemination) pengetahuan merupakan proses pengambilan dan penyebaran pengetahuan untuk dipergunakan dalam proses pengalaman yang lainnya. Penerapan (application) pengetahuan merupakan proses pemanfaatan pengetahuan untuk mebantu penyelesaian masalah yang sedang dihadapi organisasi atau perusahaan.

Knowledge Management atau manajemen pengetahuan sejatinya merupakan proses yang terus-menerus harus dilakukan sehingga proses tersebut akan menjadi satu budaya dari perusahaan tersebut, dan akhirnya perusahaan akan membentuk perusahaan yang berbasis pada pengetahuan (knowledge basic).

Tipe Manajemen Pengetahuan (Knowledge Management)
Banyak perusahaan dan pakar mencoba untuk mengklasifikasikan knowledge management yang sudah dilakukan di dalam perusahaan-perusahaan, bahkan ada perusahaan seperti Xerox melalui Chief Knowledge Officer (CKO), telah mengumpulkan semua studi kasus dan informasi mengenai proyek manajemen pengetahuan perusahaan, hal ini dilakukan untuk mencari bentuk atau tipe manajemen pengetahuan atau knowledge management yang tepat untuk diterapkan di dalam perusahaannya secara penuh.

Secara umum proses ini dapat dikategorikan dalam dua bentuk yaitu knowledge management atau manajemen pengetahuan yang mencakup semua lini dalam perusahaan dan knowledge management yang dilakukan dalam satu departemen, bisnis unit atau fungsi bisnis tententu. Dan pada tahap awal knowledge management atau manajemen pengetahuan bisa dimulai dari lingkungan yang kecil seperti departemen, fungsi ataupun unit bisnis, sehingga proses pembudayaan knowledge management akan lebih mudah dikontrol dan dievaluasi.

Proses knowledge management atau manajemen pengetahuan dapat diklasifikasikan dalam beberapa tipe yaitu :

  1. Mengumpulkan dan menggunakan ulang pengetahuan terstruktur. Pengetahuan sering tersimpan dalam beberapa bagian dari output yang dihasilkan organisasi / perusahaan, seperti disain produk, proposal dan laporan proyek, prosedur-prosedur yang sudah dimplementasikan dan terdokumentasikan dan kode-kode software yang mana semuanya dapat dipergunakan ulang untuk mengurangi waktu dan sumber yang diperlukan untuk membuatnya kembali.
  2. Mengumpulkan dan berbagi pelajaran yang sudah dipelajari (lessons learned) dari praktek-praktek. Tipe projek ini mengumpulkan pengetahuan berasal dari pengalaman yang harus diinterpretasikan dan diadopsi oleh user dalam kontek yang baru. Proyek ini biasanya melibatkan sharing pengetahuan atau pelajaran melalui database seperti lotus notes.
  3. Mengidentifikasi sumber dan jaringan kepakaran. Projek ini bermaksud untuk menjadikan kepakaran lebih mudah terlihat dan mudah diakses bagi setiap karyawan. Dalam hal ini adalah untuk membuat fasilitas koneksi antara orang yang mengetahui pengetahuan dan orang yang membutuhkan pengetahuan.
  4. Membuat struktur dan memetakan pengetahuan yang diperlukan untuk meningkatkan performansi. Projek ini memberikan pengaruh seperti pada proses pengembangan produk baru atau disain ulang proses bisnis dengan menjadikan lebih explisit atau terbuka dari pengetahuan yang diperlukan pada tahap-tahap tertentu.
  5. Mengukur dan mengelola nilai ekonomis dari pengetahuan. Banyak perusahaan mempunyai aset intelektual yang terstuktur, seperti hak paten, copyright, software licenses dan database pelanggan. Dengan mengetahui semua aset-aset ini memungkinkan perusahaan untuk membuat revenue dan biaya untuk perusahaan.
  6. Menyusun dan menyebarkan pengetahuan dari sumber-sumber external. Perubahan lingkungan bisnis yang cepat dan tidak menentu telah meningkatkan kepentingan dan kesungguhan pada business intelligence system. Dalam proyek ini perusahaan/organisasi berusaha mengumpulkan semua laporan dari luar yang berhubungan dengan bisnis. Dalam projek ini diperlukan editor dan analis untuk menyusun dan memberikan konteks terhadap informasi-informasi yang diperoleh tersebut.
Sering Di Baca :  Definisi Harga dan Penetapan Harga

Tujuan Penerapan Knowledge Manajemen
Implementasi knowledge management atau manajemen pengetahuan akan memberikan pengaruh positif terhadap proses bisnis perusahaan baik secara langsung maupun tidak langsung,

beberapa manfaat knowledge management atau manajemen pengetahuan bagi perusahaan antara lain:

  1. Penghematan waktu dan biaya. Dengan adanya sumber pengetahuan yang terstruktur dengan baik, maka perusahaan akan mudah untuk menggunakan pengetahuan tersebut untuk konteks yang lainnya, sehingga perusahaan akan dapat menghemat waktu dan biaya.
  2. Peningkatan aset pengetahuan. Sumber pengetahuan akan memberikan kemudahaan kepada setiap karyawan untuk memanfaatkannya, sehingga proses pemanfaatan pengetahuan di lingkungan perusahaan akan meningkat, yang akhirnya proses kreatifitas dan inovasi akan terdorong lebih luas dan setiap karyawan dapat meningkatkan kompetensinya.
  3. Kemampuan beradaptasi. Perusahaan akan dapat dengan mudah beradaptasi dengan perubahan lingkungan bisnis yang terjadi.
  4. Peningkatan produktfitas. Pengetahuan yang sudah ada dapat digunakan ulang untuk proses atau produk yang akan dikembangkan, sehingga produktifitas dari perusahaan akan meningkat.

Knowledge Networks System (KNS)
Knowledge Networks System (KNS) merupakan sistem Knowledge Management (KM) yang bertujuan mendukung proses peningkatan kompetensi dari setiap anggota yang terlibat dalam jaringan pengetahuan. KNS secara umum dibagi kedalam dua modul utama yaitu direktori pengetahuan dan transfer pengetahuan. Kedua modul ini yang dipadukan untuk mendukung proses peningkatan kompetensi dari setiap anggota dalam bidang pengetahuan yang menjadi fokus dan interestnya.

Direktori Pengetahuan merupakan klasifikasi dari pengetahuan, sedangkan transfer pengetahuan merupakan proses yang diadopsi untuk mendukung proses-proses penyebaran pengetahuan terjadi, seperti pelatihan, forum diskusi, artikel, chatting, email, kontak langsung kepada pakar. Sehingga KNS dapat diterapkan dalam bidang apa saja, sesuai dengan interest dari satu kelompok atau organisasi yang menerapkannya. Karena KNS lebih terfokus kepada proses peningkatan kompetensi, maka sistem ini lebih cocok diterapkan dalam lembaga atau departemen yang berhubungan dengan pelatihan, pendidikan dan juga SDM.

Penciptaan Pengetahuan
Seperti yang diusulkan Nonaka , sebuah perusahhan yang ingin menjadi “knowledge-creating company” haruslah menempatkan proses penciptaan pengetahun ditengah-tengah strategi sumber daya manusianya .

Ada dua jenis pengetahuan yang harus dikelola.
Pengetahuan explicit (explicit knowledge) yang merupakan salah satu bentuk pengetahuan yang sangat formal dan sistematis. Pengetahuan explicit adalah pengetahuan yang telah disusun dalam format tertentu dan biasanya telah terdokumentasi. Pengetahun jenis ini lebih mudah dikomunikasikan dan didistribusikan.

Tacit knowledge, yang terdiri dari keahlian teknis, know-how dan dimensi kognitif lainnya seperti model  mental, kepercayaan, perspektif, pengalaman masa lalu. Pengetahuan jenis ini sangat sulit untuk dituangkan dalam bentuk formal.

Oleh karenanya sulit untuk mengkomunikasikannya kepada orang lain.
Pada dasarnya pengetahuan diciptakan dari pengetahuan yang telah ada dan Nonaka  memaparkan adanya empat pola dasar penciptaan pengetahun yang mungkin terjadi di dalam sebuah organisasi, seperti terlihat di gambar dibawah ini.

Demikian Pengertian TPS, DSS, EIS, KNS dan Knowledge Manajemen bagi organisasi ,semogaa artikel  Pengertian TPS, DSS, EIS, KNS dan Knowledge Manajemen, berikut Pengertian, definisi, dan manfaatnya , bermanfaat.

Thanks

Frenky

Segala sesuatu terjadi karena sebuah alasan. Meski kadang tak mengerti alasannya.

Menarik Lainya...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: