Unsur-unsur Modal Kerja

Unsur-unsur Modal Kerja :
Aktiva Lancar
Menurut Munawir (2000; 14) yang termasuk dalam aktiva lancar adalah sebagai berikut :

  1. Kas atau uang tunai yang dapat digunakan untuk membiayai operasi  perusahaan.
  2. Investasi jangka pendek (surat-surat berharga atau marketable securities) adalah investasi yang sifatnya sementara (jangka pendek) dengan maksud untuk memanfaatkan uang kas untuk sementara belum dibutuhkan dalam  operasi.
  3. Piutang wesel adalah tagihan perusahaan kepada pihak lain yang dinyatakan dalam suatu wesel atau perjanjian yang diatur dalam  undang-undang.
  4. Piutang dagang adalah tagihan kepada pihak lain (kepada kreditur atau langganan) sebagai akibat adanya penjualan barang dagangan secara  kredit.
  5. Persediaan adalah semua barang-barang yang diperdagangkan sampai tanggal neraca masih di gudang belum laku dijual.
  6. Piutang atau penghasilan yang masih harus diterima adalah penghasilan yang sudah menjadi hak perusahaan karena perusahaan sudah memberikan jasa  atau  prestasinya, tetapi belum diterima pembayarannya, sehingga merupakan  tagihan.
  7. Persekot atau biaya yang dibayar dimuka adalah pengeluaran untuk memperoleh  jasa atau prestasi dari pihak lain belum dinikmati oleh perusahaan pada periode ini melainkan pada periode berikutnya.

Hutang Lancar
Munawir (2000; 18) mengemukakan bahwa hutang lancar adalah kewajiban keuangan perusahaan yang pelunasannya atau pembayarannya akan  dilakukan  dalam  jangka pendek (satu tahun sejak tanggal neraca) dengan menggunakan aktiva lancar yang dimiliki oleh perusahaan. Bambang Riyanto (2001; 227) mengemukakan bahwa hutang jangka pendek yaitu modal asing jangka waktu paling lama satu  tahun.
 
Menurut Munawir (2000; 18) hutang lancar meliputi  :

  1. Hutang dagang adalah hutang yang timbul karena adanya pembelian barang dagangan secara kredit.
  2. Hutang wesel adalah hutang yang disertai dengan janji tertulis (yang diatur dengan undang-undang) untuk melakukan pembayaran sejumlah tertentu pada waktu  tertentu di masa yang akan datang.
  3. Hutang pajak : baik pajak untuk perusahaan yang bersangkutan maupun pajak pendapatan karyawan yang belum disetorkan ke kas  negara.
  4. Hutang yang masih harus dibayar adalah biaya-biaya yang sudah terjadi  tetapi belum dilakukan pembayarannya.
  5. Hutang jangka pendek yang segera jatuh tempo adalah sebagian (seluruh) hutang jangka panjang yang sudah menjadi hutang jangka pendek, karena harus segera dilakukan pembayarannya.
  6. Penghasilan yang diterima di muka ( Diferred Revenue ) adalah penerimaan uang untuk penjualan barang atau jasa yang belum direalisir.
Sering Di Baca :  Metode Penetapan Harga

Modal dalam perusahaan terdiri dari modal sendiri dan modal asing. Prinsip manajemen perusahaan menuntut agar baik dalam memperoleh maupun dalam  menggunakan dana harus didasarkan pada pertimbangan perusahaan yang tepat dalam menentukan modalnya. Sebelum perusahaan menetapkan  apakah  ingin  menggunakan modal sendiri atau modal asing, terlebih dahulu perusahaan harus mengetahui karakteristik dari kedua jenis modal tersebut. Dengan demikian diharapkan perusahaan dapat mendanai kegiatan operasi perusahaan dengat tepat.

Demikian artikel tentang unsur-unsur modal kerja, semoga bermanfaat.

Frenky

Segala sesuatu terjadi karena sebuah alasan. Meski kadang tak mengerti alasannya.

Menarik Lainya...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: